Langgam.id — Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero), Denny Abdi, meninjau langsung progres sejumlah proyek infrastruktur strategis di Sumatera Barat melalui kegiatan management walkthrough pada 12–13 April 2026.
Peninjauan ini mencakup proyek Jalan Tol Padang–Sicincin, Flyover Sitinjau Lauik, pembangunan Gedung SPPG Tipe 1 Kota Padang, serta penanganan dampak bencana di Lembah Anai.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran komisaris dan manajemen perusahaan, antara lain Komisaris Independen Wahyu Muryadi, Komisaris Essy Asiah, serta Direktur Operasi II Mardiansyah. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi proyek.
Dalam kunjungan tersebut, Dewan Komisaris memberikan perhatian khusus terhadap progres pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin yang merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera. Proyek ini dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antara Kota Padang dan wilayah sekitarnya.
Namun demikian, persoalan pembebasan lahan masih menjadi tantangan utama yang berpotensi menghambat percepatan konstruksi. Komisaris meminta manajemen untuk menempuh langkah strategis, baik melalui pendekatan hukum maupun persuasif, guna memastikan kelancaran proyek.
Peninjauan juga dilakukan pada proyek penanganan dampak bencana di Lembah Anai yang sempat terputus akibat banjir pada November 2025. Dalam kesempatan tersebut, Dewan Komisaris mengapresiasi percepatan pekerjaan yang dilakukan tim di lapangan, sekaligus menekankan pentingnya menjaga aspek tata kelola dan administrasi proyek.
Sementara itu, proyek Flyover Sitinjau Lauik yang dikelola melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) menjadi fokus pada sesi akhir kunjungan. Infrastruktur ini dirancang untuk menggantikan jalur Padang–Solok yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.
Dewan Komisaris menilai proyek tersebut strategis dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi transportasi, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat.
Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan kegiatan management walkthrough merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan setiap proyek berjalan sesuai standar kualitas yang ditetapkan.
“Infrastruktur yang dibangun dengan pengawasan ketat menjadi fondasi konektivitas yang mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah secara berkelanjutan,” ujar Hamdani dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, Hutama Karya berkomitmen menyelesaikan setiap proyek dengan tepat mutu dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
Sejumlah proyek yang ditinjau tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik, serta membuka akses ekonomi baru di Sumatera Barat.

















































