5 Fakta Heboh Rombongan Berfoto di Sitinjau Lauik, Arteria Dahlan Bungkam hingga Kapolres Solok Kota Minta Maaf

6 hours ago 7

Langgam.id – Rombongan jajaran Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang jadi sorotan lantaran foto-foto di tikungan ekstrem Panorama I Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Aksi ini menuai sorotan dan dikritik publik hingga viral di media sosial.

Salah satu di dalam rombongan tersebut adalah Arteria Dahlan. Politisi PDI Perjuangan dan mantan Anggota DPR RI ini kini menjabat Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang.

Rombongan ini diketahui melakukan kunjungan kerja ke Kota Solok. Dalam rangkaian kendaraan, mereka mendapatkan pengawal dari Satlantas Polres Solok Kota. 

Berikut Fakta-fakta yang dirangkum Langgam.id

1. Viral di Media Sosial

Aksi foto-foto rombongan jajaran Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang ini viral di media sosial. Dari video yang beredar, para penumpang kendaraan rombongan ini berfoto persis di tikungan ekstrem tersebut.

Tindakan itu berdampak pada arus lalu lintas di lokasi yang dikenal memiliki medan berbahaya. Sejumlah kendaraan besar, termasuk truk, terpaksa menghentikan laju dan mengantre untuk melewati jalur itu.

Salah satu akun yang mengunggah ulang kejadian itu menilai tindakan rombongan tersebut tidak masuk akal dan memprihatinkan, karena berhenti di tikungan curam hanya untuk berfoto.

“Kejadian yang tidak masuk akal sekaligus memprihatinkan. Di tikungan terjal dan curam, mereka berhenti hanya untuk berfoto, sementara pengguna jalan yang lain terpaksa menunggu. Sangat membahayakan mereka sendiri & pengguna jalan yang lain. Mirisnya ini dikawal oleh polantas pula. Terpantau salah satunya dengan mobil dengan Nopol BA,” tulis akun Threads @joezenzie disertai video aksi rombongan tersebut.

2. Polantas Kena Imbas Diperiksa Propam

Buntut aksi foto-foto jajaran komisaris ini berdampak kepada dua personel Satlantas Polres Solok Kota yang berujung diperiksa Propam. Dua anggota ini adalah Briptu SAN dan Bripda SA bertugas dalam patroli dan pengawalan (Patwal) rombongan.

“Tindak lanjut atas hal tersebut kami sudah laksanakan pemeriksaan terhadap personel. Sementara masih dimintai keterangan oleh Propam,” ujar Kasat Lantas Polres Solok Kota, Iptu Akbar Tanjung.

Akbar mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap kedua anggotanya.

3. Arteria Dahlan Bungkam

Arteria Dahlan yang ikut berfoto dalam rombongan itu hingga kini masih bungkam. Langgam.id sudah mencoba mengkonfirmasi perihal ini langsung ke Arteria Dahlan. Awalnya ia sempat merespons pesan WhatsApp.

Namun setelah dimintai penjelasanannya terkait tindakan foto-foto itu, Arteria Dahlan memilih diam dan hanya membaca pesan WhatsApp. 

4. Pengamat Transportasi Angkat Bicara

Pengamat Transportasi dari Universitas Bung Hatta, Fidel Miro, menegaskan tindakan foto-foto di jalan sangat mengganggu lalu lintas. Ia menyebutkan, fasilitas jalan raya adalah prasarana yang diperuntukkan untuk arus lalu lintas kendaraan.

“Ini betul-betul sangat mengganggu lalu lintas umum. Jangan menjadikan fasilitas jalan raya sembarangan,” katanya.

Fidel mengatakan, Panorama I Sitinjau Lauik memiliki tikungan yang sangat tajam dengan kemiringan mencapai 45 derajat. Area ini harus dibebaskan dari kendaraan yang berhenti di badan jalan. 

Karena, kata dia, kendaraan besar berdimensi panjang sangat membutuhkan ruang untuk melintasi tikungan. Kendaraan-kendaraan besar harus bermanuver. 

“Jadi di tikungan itu khusus kendaraan panjang harus manuver ke kanan dulu persis di lokasi rombongan tersebut berhenti. Kendaraan-kendaraan besar sangat sulit menanjak jika tidak begitu,” jelasnya.

5. Kapolres Solok Kota Minta Maaf

Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya tersebut melakukan foto-foto.

“Pengawalan yang dilakukan oleh Polres Solok Kota kami mengucapkan maaf,” kata Mas,ud.

Mas,ud mengungkapkan kejadian ini akan jadi evaluasi bagi internalnya untuk lebih baik ke depan. 

“Sekali lagi, kami mohon maaf atas nama Polres Solok Kota, atas mungkin viral, mungkin gambaran tidak elok dilihat di media sosial,” tambahnya. 

Mas,ud menegaskan, jika terjadi pelanggar SOP yang dilakukan anggotanya akan dilakukan tindakan sesuai aturan. 

“Ini baru pemeriksaan awal. Kalau seandainya dalam pemeriksaan lanjutan ada SOP yang dilanggar kami akan melakukan tindakan sesuai aturan,” tegasnya. (ICA)

Read Entire Article
Pekerja | | | |