Langgam.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam menerapkan efisiensi energi sebagai strategi utama menjaga keberlanjutan layanan transportasi publik di daerah.
Sepanjang triwulan I 2026, KAI Divre II Sumbar mencatat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi secara terukur untuk melayani ratusan ribu pelanggan. Optimalisasi ini menjadi bagian dari langkah sistematis perusahaan dalam menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kinerja layanan.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa efisiensi energi tidak hanya berdampak pada internal perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Penggunaan energi yang efisien membuat biaya operasional lebih terkendali. Dengan begitu, tarif kereta api tetap terjangkau dan layanan dapat terus diandalkan,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, penerapan efisiensi dilakukan melalui pengelolaan konsumsi BBM yang cermat, mulai dari operasional lokomotif hingga kebutuhan listrik di dalam rangkaian kereta. Satu sumber energi dimanfaatkan untuk berbagai fungsi, seperti penerangan, pendingin udara, hingga fasilitas pengisian daya bagi pelanggan.
Selain itu, KAI Divre II Sumbar juga mengadopsi penggunaan Biosolar B40 pada seluruh armada diesel. Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menekan emisi karbon.
Penggunaan bahan bakar ramah lingkungan tersebut dinilai sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung target net zero emission pada 2060. Di sisi lain, karakteristik Biosolar yang lebih mudah terurai turut meminimalkan dampak terhadap lingkungan di sekitar jalur rel.
Tak hanya berfokus pada operasional perjalanan, efisiensi energi juga diterapkan dalam kegiatan perawatan sarana dan prasarana. Penggunaan BBM nonsubsidi dialokasikan secara khusus untuk mendukung keandalan alat kerja dan menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
KAI Divre II Sumbar juga memastikan bahwa seluruh penggunaan energi, khususnya BBM subsidi, dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Dengan berbagai langkah tersebut, KAI Divre II Sumbar menempatkan efisiensi energi sebagai pilar penting dalam menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya ekonomis dan andal, tetapi juga berkelanjutan di tengah tantangan keterbatasan sumber daya energi.
















































