Gunung Marapi Kembali Erupsi, Warga Diminta Tak Beraktivitas dalam Radius 3 Km

17 hours ago 11

Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali mengalami erupsi pada Senin (16/3/2025) sekitar pukul 11.20 WIBDilansir dari situs Magma Indonesia

Erupsi Gunung Marapi pada Senin (17/3/2025) siang. [foto: Magma Indonesia]

Langgam.id — Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Kamis (5/2/2026) pukul 11.27 WIB. Dalam peristiwa tersebut, tinggi kolom abu tidak teramati, namun aktivitas erupsi terekam jelas pada alat seismograf.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi Gunung Marapi tercatat pada seismogram dengan amplitudo maksimum 25,9 milimeter dan durasi sekitar 25 detik. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II atau waspada.

PVMBG merekomendasikan masyarakat, pendaki, dan wisatawan agar tidak memasuki serta tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Marapi, khususnya di sekitar Kawah Verbeek.

Selain itu, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, bantaran, dan aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diminta tetap mewaspadai potensi bahaya lahar atau banjir lahar, terutama pada musim hujan.

Apabila terjadi hujan abu, warga diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan, seperti infeksi saluran pernapasan akut.

PVMBG juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga suasana tetap kondusif dan tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diminta tidak terpancing isu-isu yang sumbernya tidak jelas serta selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.

Otoritas terkait juga meminta pemerintah daerah yang berada di sekitar Gunung Marapi, yakni Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Badan Geologi, baik melalui kantor pusat di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi, guna memperoleh informasi terkini terkait aktivitas gunung api tersebut.

Masyarakat juga dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi melalui situs resmi Badan Geologi dan PVMBG, laman Magma Indonesia, aplikasi Magma Indonesia, serta kanal media sosial resmi PVMBG.

Read Entire Article
Pekerja | | | |