Maulid Nabi di Masjid Raya Teluk Bayur, Fadly Amran: Pemko Perkuat Digitalisasi Pembelajaran di Masjid dan Musala

8 hours ago 7

Langgam.id — Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan Pemerintah Kota Padang akan terus memperkuat perhatian terhadap digitalisasi masjid dan musala sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran keagamaan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Fadly saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Kecamatan Padang Selatan di Masjid Raya Teluk Bayur, Selasa (25/8/2026).

Fadly mengatakan, digitalisasi masjid dan musala menjadi salah satu bagian dari program Smart Surau yang dikembangkan Pemko Padang.

“Saat ini sekitar 60.000 siswa telah mengikuti kegiatan Subuh Mubarakah. Pemerintah Kota Padang juga terus memperkuat perhatian terhadap guru mengaji, imam masjid, dan penyediaan ruang pembelajaran digital bagi masjid dan musala di Kota Padang,” kata Fadly.

Menurutnya, masjid dan musala tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran dan pembentukan karakter generasi muda.

Karena itu, ia mengajak jamaah Perti Kota Padang untuk bersama-sama mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah, khususnya program yang berkaitan dengan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda.

Selain Smart Surau, Fadly juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Salah satunya dengan membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum dibuang.

“Kita bertekad menjadikan Padang sebagai kota nomor satu terbersih di Indonesia. Untuk itu, kami mohon dukungan Bapak dan Ibu untuk melakukan pemilahan sampah sebelum dibuang, karena sangat menentukan dalam mewujudkan Padang menjadi kota terbersih di Indonesia,” ujarnya.

Fadly juga menyampaikan cita-cita Pemko Padang menjadikan Kota Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia melalui UNESCO. Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi Kota Padang (HJK) ke-357, yakni “Taste of Padang Experience, Road to Gastronomy City”.

Menurutnya, kekayaan kuliner khas Minangkabau, seperti nasi Padang dan rendang, menjadi potensi yang dapat dikembangkan untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kekayaan kuliner kita seperti nasi Padang dan rendang merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan. Jika kita berhasil menjadi Kota Gastronomi Dunia, maka akan memberikan dampak terhadap kunjungan masyarakat dunia ke Kota Padang, yang tentunya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Prof. Duski Samad dalam tausiyahnya mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani kehidupan Rasulullah.

Menurutnya, banyak keteladanan yang dapat dipelajari dari kehidupan Nabi Muhammad SAW, termasuk bagaimana beliau menjalani kehidupan bersama istri dan anak-anaknya.

Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri Plt. Kabag Kesra Kota Padang Zul Asfi Lubis, Ketua PAC Perti Kecamatan Padang Selatan Idham Tanjung, KUA Padang Selatan, serta jamaah Perti Kecamatan Padang Selatan. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |