UNAND Perluas Kerja Sama Pendidikan dan Industri Indonesia–Tiongkok di CAECW 2026

18 hours ago 11

Langgam.id – Universitas Andalas (UNAND) memperkuat langkah internasionalisasi dengan menjalin kerja sama strategis bersama perguruan tinggi dan mitra industri dari Indonesia dan Tiongkok. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam rangkaian China–ASEAN Education Cooperation Week (CAECW) 2026 di Guiyang, Provinsi Guizhou, Tiongkok, Kamis (30/7/2026).

Kerja sama itu melibatkan empat pihak, yakni Guizhou Vocational College of Economics and Business, Universitas Andalas, PT Angel Yeast Budi Indonesia, dan Duyun Maojian Tea Industry Development (Group) Co., Ltd.

Penandatanganan perjanjian disaksikan Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok, dr. Irene, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Badri Munir Sukoco.

Rektor UNAND, Efa Yonnedi, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri melalui berbagai program yang berorientasi pada implementasi.

“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi ditindaklanjuti melalui kegiatan bersama yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, institusi, industri, dan masyarakat,” katanya dikutip dari laman kampus.

Melalui kolaborasi tersebut, para pihak membuka peluang pelaksanaan berbagai program, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, program musim panas, kursus singkat, transfer kredit, magang industri, penelitian bersama, hingga pengembangan program pendidikan dual degree dan joint degree.

Pada tahap awal, kerja sama akan difokuskan pada pengembangan mobilitas mahasiswa melalui program pertukaran semester serta penyusunan skema transfer kredit. Selain itu, kursus singkat juga akan dikembangkan pada bidang kebudayaan, bahasa, pangan, pertanian, biodiversitas, dan teknologi pengolahan.

UNAND juga melihat peluang besar dalam pengembangan komoditas teh dan kopi melalui kolaborasi dengan mitra di Tiongkok. Kerja sama tersebut mencakup riset, inovasi produk, teknologi pengolahan, pengemasan, pemasaran, hingga pengembangan kewirausahaan mahasiswa.

Guizhou Vocational College of Economics and Business diketahui memiliki pengalaman dalam pembelajaran berbasis industri, khususnya melalui Program Studi Tea Production and Processing Technology. Sementara itu, Duyun Maojian Tea Industry Development (Group) Co., Ltd. akan mendukung pengembangan teknologi produksi teh dan penguatan pasar, sedangkan PT Angel Yeast Budi Indonesia berkontribusi pada pengembangan teknologi fermentasi dan pengolahan pangan.

Bagi Indonesia, kolaborasi di bidang kopi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pascapanen, teknologi fermentasi, standarisasi produk, hingga memperluas akses pasar internasional bagi kopi unggulan nasional.

Selain pengembangan komoditas, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat pembelajaran berbasis praktik. UNAND menilai model pendidikan yang diterapkan di Guizhou Vocational College of Economics and Business dapat menjadi referensi dalam pengembangan laboratorium berskala industri, pembelajaran berbasis proyek, serta keterlibatan dunia usaha dalam penyusunan kurikulum.

Kerja sama tersebut juga mencakup pemanfaatan teknologi digital, seperti kecerdasan artifisial (AI), realitas virtual (VR), simulasi digital, dan konsep smart campus guna mendukung transformasi pendidikan tinggi.

Melalui kemitraan ini, UNAND menegaskan komitmennya memperluas jejaring internasional sekaligus membangun kolaborasi yang menghasilkan peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen, inovasi bersama, serta penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan industri di Indonesia maupun Tiongkok. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |