Bank Nagari Salurkan Rp209 Miliar Kredit Sindikasi untuk Pembiayaan Flyover Sitinjau Lauik

18 hours ago 13

Langgam.id – PT Bank Nagari mengambil bagian dalam pembiayaan pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik melalui skema kredit dan pembiayaan sindikasi dengan total komitmen sebesar Rp209 miliar. Keterlibatan tersebut menjadikan Bank Nagari sebagai satu-satunya bank pembangunan daerah (BPD) yang ikut dalam konsorsium pembiayaan proyek infrastruktur strategis di Sumatera Barat tersebut.

Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hafid Dauli mengatakan, dari lima bank yang terlibat dalam pembiayaan proyek, hanya Bank Nagari yang berasal dari kelompok BPD. Adapun bank lainnya merupakan anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Dari lima bank yang ikut pembiayaan flyover, hanya Bank Nagari satu-satunya BPD. Sisanya adalah bank Himbara, ini sungguh suatu kebanggaan bagi kita,” kata Hafid Dauli, dikutip Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, porsi pembiayaan Bank Nagari terdiri dari kredit konvensional sebesar Rp100 miliar dan pembiayaan syariah sekitar Rp109 miliar, sehingga total komitmen pembiayaan mencapai Rp209 miliar.

Meski demikian, realisasi penyaluran dana hingga Mei 2026 baru mencapai sekitar Rp20 miliar. Pencairan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan proyek dan progres pekerjaan konstruksi di lapangan.

Menurut Hafid, partisipasi Bank Nagari dalam proyek tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur strategis yang diyakini akan memberikan dampak besar bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.

Flyover Panorama I Sitinjau Lauik sendiri merupakan proyek yang dikelola oleh PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL). Infrastruktur tersebut dibangun untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas pada jalur Padang-Solok yang selama ini dikenal memiliki tanjakan dan tikungan ekstrem serta menjadi salah satu titik rawan kecelakaan di Sumatera Barat.

Selain aspek keselamatan, proyek tersebut juga diharapkan mampu memperlancar distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di koridor yang menjadi penghubung utama Kota Padang dengan wilayah Solok dan kawasan tengah Sumatera Barat.

Pembiayaan proyek dilakukan melalui skema kredit sindikasi yang melibatkan sejumlah lembaga keuangan nasional. Dalam konsorsium tersebut, Bank Nagari bergabung bersama beberapa bank besar nasional untuk mendukung kebutuhan pendanaan proyek.

Seiring berjalannya pembangunan, progres proyek terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan pemaparan PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik kepada rombongan Kementerian PPN/Bappenas pada awal Juni 2026, progres fisik pembangunan Flyover Panorama I hingga 25 Mei 2026 telah mencapai 18,75 persen.

Tidak hanya itu, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut juga telah rampung 100 persen. Penyelesaian pembebasan lahan dinilai menjadi faktor penting yang mendukung percepatan pekerjaan konstruksi pada tahap berikutnya.

Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris sebelumnya menyebut Flyover Panorama I memiliki peran strategis dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah.

Ke depan, proyek tersebut juga akan menjadi bagian dari pengembangan koridor Sitinjau Lauik secara bertahap dan terintegrasi, termasuk mendukung rencana pembangunan Flyover Panorama II.

Bagi Bank Nagari, keterlibatan dalam pembiayaan sindikasi Flyover Sitinjau Lauik tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah, tetapi juga menunjukkan kapasitas bank daerah untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur berskala besar bersama perbankan nasional. Dengan komitmen pembiayaan mencapai Rp209 miliar dan penyaluran yang terus berjalan, Bank Nagari berharap proyek tersebut dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |