Kasus Cekcok-Pukul Pengendara Damai, Keluarga Korban Cabut Laporan Terhadap Kombes Teddy Hari Ini

4 hours ago 7

Langgam.id – Keluarga Billy Irzano, pengendara yang sebelumnya melaporkan dugaan pemukulan oleh Dirreskrimum Polda Sumatra Barat (Sumbar) Kombes Pol Teddy Fanani, berencana mencabut laporan tersebut hari ini, Senin (10/8/2026).

Keputusan pencabutan laporan diambil setelah kedua pihak bertemu dan mencapai kesepakatan damai dalam pertemuan di Suasso Restoran, dekat GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Minggu (9/8/2026) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Teddy Fanani menyampaikan permintaan maaf kepada Billy dan keluarganya. Permintaan maaf tersebut menjadi salah satu pertimbangan keluarga untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Ibu Billy, Susi Suzzana, mengatakan keluarga telah sepakat untuk mengakhiri persoalan tersebut dan tidak menuntut kompensasi.

“Beliau meminta maaf dan mengakui kesalahan. Kami sebagai orang tua akhirnya memilih memaafkan,” kata Susi kepada Langgam.id.

Susi menegaskan, keluarga tidak memiliki tuntutan terkait kompensasi dalam penyelesaian persoalan tersebut. Ia juga membantah anggapan bahwa laporan dibuat untuk mendapatkan keuntungan.

“Demi Allah, saya tidak ada tujuan meminta kompensasi sedikit pun. Kacamata anak saya yang patah juga saya belikan kembali,” ujarnya.

Sebelumnya, Billy melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polda Sumbar melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Selain itu, pengaduan juga disampaikan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Susi memastikan laporan tersebut akan dicabut setelah tercapainya kesepakatan damai.

“Laporan ke Polda, baik ke Propam maupun SPKT, besok kami cabut,” katanya.

Ia mengatakan keputusan berdamai diambil agar persoalan tidak berlarut-larut. Susi juga berharap Billy dapat kembali bekerja dengan nyaman.

“Saya sebagai orang tua ingin hidup aman di sisa umur. Saya juga ingin Billy nyaman bekerja karena dia masih muda dan perjalanannya masih panjang,” ujarnya.

Susi menyebut pihak keluarga tidak menerima intimidasi maupun tekanan dari pihak lain selama proses pelaporan hingga tercapainya perdamaian.

“Selama proses laporan dan masalah ini menyebar, saya tidak mendapat intimidasi maupun tekanan dari pihak lain,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan kedua pihak telah bertemu dan mencapai kesepakatan damai.

“Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan,” kata Susmelawati.

Menurutnya, kesepakatan tersebut dibuat berdasarkan persetujuan kedua pihak tanpa adanya paksaan.

“Yang terpenting, kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan,” ujarnya.

Susmelawati mengatakan kesepakatan perdamaian telah dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua pihak.

Sebelumnya, video cekcok antara Teddy Fanani dan Billy Irzano viral di media sosial. Billy kemudian mengaku mengalami pemukulan dalam kejadian tersebut dan melaporkannya ke Polda Sumbar. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |