Polisi Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026

12 hours ago 13

Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung

Ilustrasi polisi. [Foto: Dok. Langgam.id]

Langgam.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memutuskan menunda pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 21 Juni 2026 di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Barat (Sumbar).  

Penundaan tersebut dilakukan setelah Korlantas melakukan analisis dan evaluasi terhadap agenda operasi lalu lintas yang telah disusun sepanjang tahun.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan, Operasi Patuh merupakan bagian dari rangkaian operasi kepolisian di bidang lalu lintas yang pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi keamanan.

Menurutnya, terdapat lima agenda besar operasi lalu lintas yang menjadi prioritas Korlantas Polri. Operasi Keselamatan menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat. Setelah itu terdapat Operasi Patuh dan Operasi Zebra yang berfungsi sebagai operasi cipta kondisi menjelang pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Agus menyebutkan, meskipun sosialisasi terkait Operasi Patuh telah dilakukan, pelaksanaannya dinilai masih terlalu jauh jika dikaitkan dengan agenda pengamanan Nataru yang menjadi sasaran utama operasi cipta kondisi tersebut. Oleh karena itu, Korlantas memutuskan untuk menunda pelaksanaannya sementara waktu.

“Kami sudah melakukan sosialisasi terkait Operasi Patuh. Namun setelah dilakukan analisis dan evaluasi, pelaksanaannya ditunda karena masih cukup jauh dari agenda besar pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari evaluasi internal guna memastikan efektivitas operasi yang akan digelar nantinya. Korlantas berharap masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas meskipun Operasi Patuh belum dilaksanakan.

Lebih lanjut, Agus mengatakan bahwa penentuan jadwal baru Operasi Patuh maupun Operasi Zebra masih menunggu hasil evaluasi lanjutan serta arahan dari pimpinan Polri. Korlantas juga akan berkoordinasi dengan Asisten Utama Operasi (Astamaops) Polri untuk menentukan waktu yang paling tepat.

Menurutnya, pelaksanaan operasi tersebut bisa saja dilakukan setelah peringatan Hari Bhayangkara atau pada waktu lain yang dinilai sesuai dengan kebutuhan cipta kondisi menjelang pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Kami akan kembali melakukan evaluasi dan meminta petunjuk pimpinan terkait waktu pelaksanaan yang paling tepat. Baik Operasi Patuh maupun Operasi Zebra tetap diarahkan sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi yang kondusif menjelang Nataru,” pungkasnya. (WAN)

Read Entire Article
Pekerja | | | |