Langgam.id – Tim SAR gabungan menemukan seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di Pantai Sunua, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (1/6/2026). Kondisi korban bernama M Sultan Khalis Gani (18), meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB. Pencarian korban ini telah memasuki hari kedua.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 201 meter dari lokasi kejadian awal. Korban ditemukan melalui metode penyisiran menggunakan perahu karet cepat (LCR) oleh tim SAR gabungan,” kata Abdul dalam keterangan, Senin (1/6/2026).
Korban diketahui terseret ombak pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu korban sedang mandi bersama sejumlah temannya.
Satu korban atas nama Rezki berhasil diselamatkan oleh warga yang berada di sekitar lokasi. Sementara Ghani, hilang terseret arus.
Laporan kejadian diterima petugas SAR pada Minggu malam pukul 19.16 WIB dari seorang warga
Setelah menerima informasi tersebut, tim SAR bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Pada hari kedua operasi, area pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menuju arah utara menggunakan LCR.
SRU kedua menyisir perairan sepanjang empat mil laut dari titik lokasi kejadian menggunakan LCR. Sementara SRU ketiga melakukan pemantauan dan pencarian di sepanjang garis pantai.
Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan segera mengevakuasi jenazah ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
“Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, pada pukul 09.00 WIB dilakukan debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat,” kata Abdul sembari menyebutkan dengan ditemukannya korban operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup. (WAN)
















































