Langgam.id — PT Semen Padang meningkatkan kapasitas produksi Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) hingga setara kebutuhan pembangunan 120 unit rumah tipe 36 per bulan. Langkah ini dilakukan untuk mengimbangi lonjakan permintaan, terutama dari proyek pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah di Sumatera Barat.
Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT) PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, mengatakan optimalisasi kapasitas produksi telah dilakukan sejak Februari 2026 sebagai upaya memastikan kebutuhan pasar dapat terpenuhi.
“Mulai Februari 2026, kami mengoptimalkan kapasitas produksi Sepablock hingga setara kebutuhan 120 unit rumah tipe 36 per bulan. Ini merupakan langkah nyata perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mendukung program pembangunan hunian tetap yang sedang berjalan di Sumatera Barat,” kata Ridwan di Padang, Rabu (10/6/2026).
Menurut dia, permintaan terhadap Sepablock terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, produk bata interlock tersebut digunakan untuk pembangunan sekitar 83 unit rumah tipe 36. Jumlah itu meningkat menjadi 103 unit rumah pada 2025.
Sementara itu, hanya dalam periode Januari hingga Mei 2026, pesanan yang masuk telah mencapai kebutuhan pembangunan sekitar 120 unit rumah tipe 36. Angka tersebut bahkan telah menyamai kapasitas produksi bulanan yang saat ini dioptimalkan perusahaan.
Ridwan menilai meningkatnya minat masyarakat terhadap Sepablock tidak terlepas dari berbagai keunggulan yang ditawarkan produk tersebut. Selain mempercepat proses konstruksi, Sepablock juga dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan metode pembangunan konvensional.
Ia menjelaskan, sebagian besar permintaan Sepablock tahun ini berasal dari proyek pembangunan hunian tetap untuk korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Produk tersebut digunakan dalam berbagai proyek huntap yang saat ini tengah berjalan maupun dalam tahap persiapan.
Beberapa proyek yang memanfaatkan Sepablock antara lain pembangunan Huntap Yayasan Buddha Tzu Chi, Huntap Danantara, Huntap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta rencana pembangunan Huntap Swadaya yang didanai APBD kabupaten dan kota. Selain itu, produk tersebut juga dipersiapkan untuk mendukung program Huntap Terpadu Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Peningkatan kapasitas produksi Sepablock menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha PT Semen Padang melalui pengembangan bisnis nonsemen dan produk turunan. Di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat, perusahaan berupaya menciptakan sumber pertumbuhan baru sekaligus memperluas kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dengan kapasitas produksi yang lebih besar, PT Semen Padang berharap dapat mendukung percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat posisi Sepablock sebagai salah satu solusi konstruksi yang efisien dan berkelanjutan. (HER)


















































