Langgam.id— PT Semen Padang kembali memperoleh kepercayaan dari industri pupuk nasional melalui kontrak pasokan binder clay kepada PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri). Pada tahun 2026 ini, perusahaan memasok sebanyak 7.500 ton binder clay yang akan digunakan sebagai bahan baku produksi pupuk NPK.
Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT) PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, mengatakan pasokan binder clay tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang berlangsung hingga akhir Juli 2026.
“Dalam kontrak yang berjalan saat ini, kami memasok sebanyak 7.500 ton binder clay hingga akhir Juli 2026,” kata Ridwan dikutip, Kamis (11/6/2026).
Menurut dia, kerja sama tersebut menjadi kelanjutan dari kontrak sebelumnya yang terlaksana pada 2025. Pada tahun lalu, PT Semen Padang memasok sebanyak 8.400 ton binder clay kepada PT Pusri.
Ridwan menilai keberlanjutan kontrak tersebut mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk yang dihasilkan perusahaan. Binder clay merupakan material yang digunakan sebagai salah satu bahan baku dalam proses produksi pupuk NPK karena berfungsi sebagai perekat dalam pembentukan granula pupuk.
“Keberlanjutan kerja sama ini menjadi indikasi bahwa kualitas produk binder clay kami mampu memenuhi kebutuhan industri pupuk nasional,” ujarnya.
Pasokan binder clay menjadi salah satu lini bisnis nonsemen yang terus dikembangkan PT Semen Padang di tengah upaya diversifikasi usaha perusahaan. Selain mendukung industri pupuk, pengembangan bisnis nonsemen juga diarahkan untuk memperluas sumber pendapatan perusahaan di luar sektor semen.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan perusahaan terus mendorong pengembangan berbagai produk dan layanan nonsemen sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan bisnis menghadapi dinamika pasar.
Menurut dia, optimalisasi aset dan sumber daya yang dimiliki menjadi langkah penting agar perusahaan tidak hanya bergantung pada bisnis inti semen, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah dari berbagai peluang usaha lainnya.
Selain binder clay, PT Semen Padang saat ini juga mengembangkan sejumlah bisnis nonsemen lain, seperti jasa fabrikasi industri, pemasaran batu split untuk proyek infrastruktur, pengembangan produk kalsium karbonat dan biji kalsium, serta produksi Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) yang permintaannya terus meningkat di Sumatera Barat. (HER)


















































