Langgam.id – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah untuk menanam kebutuhan pangan keluarga.
Ajakan itu disampaikan Maigus saat mendampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman dalam penyaluran bantuan pangan Perum BULOG Wilayah Sumatera Barat di Kantor Lurah Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (13/9/2026).
Menurut Maigus, pemanfaatan lahan pekarangan melalui program urban farming dapat membantu masyarakat memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah untuk menanam kebutuhan pangan, seperti cabai, sayuran, dan tanaman pangan lainnya. Dengan begitu, sebagian kebutuhan pangan rumah tangga dapat dipenuhi secara mandiri,” katanya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Padang terus mendorong pengembangan urban farming di tengah masyarakat. Pemko Padang juga telah bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Sumbar dalam penyediaan bantuan bibit.
Maigus berharap upaya tersebut dapat menjadi salah satu langkah masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Dalam kesempatan itu, Maigus juga mengapresiasi Perum BULOG dan DPR RI yang terus mendukung masyarakat melalui program bantuan pangan.
“Semoga bantuan yang diterima masyarakat ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kami juga berharap dukungan dan pengawasan dari Perum BULOG bersama DPR RI agar program ini dapat terus berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.
Perum BULOG Wilayah Sumbar menyalurkan bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
Khusus di Kelurahan Koto Baru Nan XX, bantuan diberikan kepada 629 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan total alokasi 18,870 ton beras.
Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras per bulan. Dengan demikian, untuk alokasi tiga bulan, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.
Sementara untuk Kota Padang secara keseluruhan, bantuan pangan tersebut mencakup 74.716 PBP dengan pagu sebanyak 2.241,480 ton beras. (HER)
















































