370 Peserta Ikuti Pelatihan Literasi AI Program AI Ready ASEAN di Padang Panjang

7 hours ago 9

Langgam.id – Sebanyak 370 peserta dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), pendidik, hingga masyarakat mengikuti Pelatihan Literasi Artificial Intelligence (AI) dalam Program AI Ready ASEAN di Kota Padang Panjang, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) tersebut dibuka Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra. Pelatihan berlangsung selama dua hari, 15-16 September 2026, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Pelatihan tersebut mendapat dukungan Ruangguru. Dari total peserta, sebanyak 170 orang merupakan ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), 100 guru dan tenaga kependidikan, serta 100 masyarakat.

Peserta dari kalangan masyarakat berasal dari pegiat literasi, pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata, pelaku UMKM, hingga Karang Taruna.

Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra mengatakan perkembangan teknologi memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas, termasuk pekerjaan ASN dan pelayanan kepada masyarakat.

“Teknologi ini sangat penting ketika digunakan dengan baik. Apa yang dipelajari di sini hendaknya bisa mendukung pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Allex berharap pengetahuan yang diperoleh peserta selama pelatihan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi dapat diterapkan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya dipelajari, tetapi bagaimana ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan memberikan manfaat dalam pekerjaan serta kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPK Kota Padang Panjang Januardi mengatakan perkembangan AI yang berlangsung cepat telah membawa perubahan dalam berbagai aktivitas masyarakat.

Menurutnya, teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan agar lebih efektif dan efisien, sejalan dengan proses transformasi digital yang terus berkembang.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dan perkembangan AI, termasuk manfaat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain mendapatkan pemahaman dasar tentang AI, peserta juga dibekali keterampilan praktis dalam menggunakan sejumlah platform berbasis AI.

Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan teknologi AI secara bijak, etis, aman, dan bertanggung jawab.

Januardi mengatakan kemampuan menggunakan AI perlu berjalan beriringan dengan penguatan literasi digital. Dengan begitu, teknologi tersebut tidak hanya digunakan untuk mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

Perwakilan Ruangguru, Caroline Anastasya, mengatakan pemanfaatan AI dapat membantu meningkatkan efektivitas pekerjaan sekaligus mempercepat pelayanan.

“Pemanfaatan AI dapat membantu pekerjaan menjadi lebih efektif dan pelayanan berlangsung lebih cepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Para peserta yang mengikuti program pelatihan tersebut juga memperoleh sertifikat sebagai bukti telah mengikuti Pelatihan Literasi AI Program AI Ready ASEAN. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |