Pemko Padang Jemput Bola Pembuatan Kartu Identitas Anak, Kejar Kepemilikan KIA 100 Persen

7 hours ago 9

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang meluncurkan layanan jemput bola pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai upaya mempercepat cakupan kepemilikan identitas bagi anak sekaligus mendukung penguatan data kependudukan menuju Smart City.

Peluncuran layanan tersebut dilakukan Wali Kota Padang Fadly Amran di Lapangan Olahraga SMPN 28 Padang, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang tentang pelayanan KIA.

Turut hadir Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Barat Besri Rahmad, Kepala Disdukcapil Kota Padang Ances Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Kepala SMPN 28 Padang Zumfiardi, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Fadly Amran mengatakan layanan jemput bola KIA merupakan langkah strategis untuk mempercepat pelayanan administrasi kependudukan sekaligus mendukung terwujudnya Kota Padang sebagai Smart City. Menurutnya, digitalisasi pemerintahan harus ditopang oleh data kependudukan yang akurat, lengkap, dan berkualitas.

“Kita ingin pendidikan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Smart City seperti yang sudah kita lakukan dalam Program Unggulan Smart Surau. Tanpa didukung data yang mumpuni, hal tersebut tidak akan pernah terwujud,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang saat ini tengah membangun konsep One Big Data yang membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk melalui percepatan kepemilikan KIA dan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“Kita saat ini sedang berjuang membangun konsep One Big Data. Saya berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menyelesaikan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Padang,” ujarnya.

Fadly mengungkapkan masih terdapat sekitar 79.800 anak di Kota Padang yang belum memiliki KIA. Karena itu, ia meminta Disdukcapil Kota Padang bersama seluruh pihak terkait untuk mempercepat pencapaian target kepemilikan KIA bagi seluruh anak yang wajib memiliki identitas tersebut.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Padang Ances Kurniawan menjelaskan, berdasarkan data kependudukan Semester II Tahun 2025, jumlah penduduk Kota Padang mencapai 961.910 jiwa, terdiri atas 480.190 laki-laki dan 481.720 perempuan.

Dari jumlah tersebut, kepemilikan KTP elektronik telah mencapai 680.270 orang atau 99,16 persen dari total penduduk wajib KTP. Sedangkan kepemilikan KIA telah mencapai 186.200 anak atau sekitar 70 persen dari total 266.000 anak yang wajib memiliki KIA. Artinya, masih ada sekitar 79.800 anak atau 30 persen yang belum memiliki KIA.

Ances mengatakan KIA tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi anak, tetapi juga memudahkan akses terhadap berbagai layanan publik, mulai dari layanan pendidikan, kesehatan, perbankan hingga perlindungan anak.

“Kita menargetkan menjelang akhir tahun ini capaian KIA di Kota Padang sudah mencapai 100 persen. Hal ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan sebagai bagian dari Program Unggulan Padang Melayani,” katanya. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |