Langgam.id – PT Semen Padang mengapresiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mempercayakan penggunaan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) sebagai material utama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Mandiri di Sumatera Barat.
Kepercayaan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa produk inovasi karya anak bangsa mampu mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Apresiasi itu disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, usai penyerahan tiga unit Huntap Mandiri oleh BNPB di Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Padang Pariaman.
Menurut Win, dipilihnya Sepablock oleh BNPB menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan PT Semen Padang telah mendapat kepercayaan untuk mendukung pembangunan hunian permanen yang cepat, berkualitas, dan tangguh terhadap bencana.
“Kami mengapresiasi BNPB yang telah mempercayakan penggunaan Semen Padang Bata Interlock atau Sepablock sebagai material pembangunan Huntap Mandiri di Sumatera Barat. Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa produk inovasi PT Semen Padang telah mendapat pengakuan dari lembaga negara untuk mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” ujar Win, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan, Sepablock memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya proses pemasangan yang lebih cepat, konstruksi yang kuat, serta mampu memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Karena itu, PT Semen Padang berharap penggunaan Sepablock semakin luas, tidak hanya untuk pembangunan pascabencana, tetapi juga pada proyek-proyek perumahan masyarakat.
“Kami berharap Sepablock semakin dikenal dan dimanfaatkan secara luas karena memiliki berbagai keunggulan, mulai dari pemasangan yang lebih cepat, konstruksi yang kuat, hingga memberikan kenyamanan bagi penghuninya,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, BNPB menyerahkan tiga unit Huntap Mandiri yang dibangun menggunakan Sepablock. Rumah-rumah tersebut berada di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang; Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman; serta Jorong Kampung Pondok, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.
Prosesi penyerahan dilakukan langsung oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, dan disaksikan kepala daerah setempat bersama jajaran PT Semen Padang. Di Kota Padang, rumah diserahkan kepada pasangan Agusman dan Juliana dengan didampingi Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Di Kota Pariaman, rumah diterima pasangan Nasrul Koto dan Elmidona bersama Wali Kota Pariaman Yota Balad. Sementara di Kabupaten Padang Pariaman, rumah diserahkan kepada pasangan Revival dan Yusra dengan didampingi Bupati John Kenedy Aziz.
Pada kesempatan itu, Rustian menegaskan pentingnya percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Ia juga meminta PT Semen Padang terus mendukung penyelesaian pembangunan rumah permanen bagi warga yang masih membutuhkan.
Selain meninjau pembangunan Huntap Mandiri, Rustian mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat fenomena El Niño, termasuk mengantisipasi kemungkinan krisis air bersih melalui pembangunan sumur bor.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Aziz menilai rumah yang dibangun menggunakan Sepablock memiliki kualitas yang sangat baik dan layak menjadi hunian jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana.
“Semoga para penerima manfaat dapat menghuni rumah ini bersama keluarga dengan aman dan nyaman. Rumah ini dibangun dengan material Sepablock, kualitasnya sangat baik,” ujarnya.
Salah seorang penerima manfaat, Revival, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia menilai rumah yang dibangun menggunakan Sepablock terasa kokoh, nyaman, dan sejuk sehingga memberikan rasa aman bagi keluarganya.
Kolaborasi BNPB, pemerintah daerah, dan PT Semen Padang melalui penggunaan Sepablock dalam pembangunan Huntap Mandiri diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan inovasi material konstruksi lokal untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Indonesia. (HER)
















































