Rakor TKPKD Kota Padang Bahas Tawuran, Balapan Liar hingga Aktivitas Koperasi di Teluk Bayur

8 hours ago 9

Langgam.id — Pemerintah Kota Padang bersama jajaran Forkopimda dan stakeholder terkait membahas sejumlah persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah (TKPKD) Kota Padang.

Rakor tersebut digelar di Aula Tuah Sakato Mapolresta Padang, Kamis (10/9/2026), dan dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Wakapolresta Padang AKBP Faidil Rizki, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang Syahendri Barkah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Teddy Antonius, unsur Forkopimda serta stakeholder terkait.

Sejumlah persoalan menjadi pembahasan dalam rakor tersebut. Di antaranya aktivitas koperasi di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur, penyampaian aspirasi masyarakat, perkembangan isu di media sosial, tawuran, balapan liar, kondisi kualitas udara akibat kabut asap, hingga perkembangan penataan Pasar Raya Padang.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan, kewaspadaan dini perlu dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antarlembaga. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diantisipasi sebelum berpotensi menimbulkan gangguan yang lebih besar.

“Kita perlu melihat setiap persoalan secara objektif dan hati-hati. Jangan sampai ada pihak yang merasa didiskriminasi. Yang paling penting bagaimana persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik,” kata Maigus.

Menurutnya, setiap persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban harus disikapi secara hati-hati dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Prinsipnya, kita ingin seluruh persoalan yang ada bisa kita antisipasi bersama. Jangan menunggu sampai terjadi persoalan yang lebih besar, tetapi kita lakukan langkah-langkah sejak dini. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi mengantisipasi berbagai persoalan,” ujarnya.

Maigus juga mengharapkan dukungan dari unsur Forkopimda dan seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama menjaga kondisi Kota Padang tetap kondusif, aman, dan terkendali.

Sementara itu, Wakapolresta Padang AKBP Faidil Rizki mengatakan, kepolisian bersama pemerintah daerah dan stakeholder terus melakukan pemantauan terhadap berbagai perkembangan yang berpotensi mempengaruhi Kamtibmas.

Menurutnya, langkah preventif juga terus dilakukan melalui patroli, pemantauan di lapangan serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Kita tidak boleh underestimate terhadap setiap persoalan yang berkembang. Karena itu, kita harus mengantisipasi sejak awal, agar tidak terjadi konflik atau gangguan Kamtibmas di kemudian hari,” katanya.

Faidil mengatakan, setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan juga menjadi perhatian kepolisian. Pihaknya berupaya memastikan penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman dan tidak berkembang menjadi gangguan Kamtibmas.

“Semua penyampaian aspirasi yang masuk menjadi perhatian kami. Kami berupaya bersama stakeholder agar penyampaian aspirasi tersebut dapat berjalan dengan aman, dan tidak menimbulkan hal-hal di luar keinginan kita yang berkaitan dengan gangguan Kamtibmas,” ujarnya. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |