Sediakan 10 Perjalanan per Hari, KA Pariaman Ekspres Jadi Alternatif Berwisata Menyusuri Pesisir Sumbar

17 hours ago 14

Langgam.id — Kereta Api (KA) Pariaman Ekspres kian menjadi pilihan masyarakat dan wisatawan yang ingin menikmati keindahan pesisir barat Sumatera Barat dengan biaya terjangkau. Selain berfungsi sebagai moda transportasi harian, kereta ini juga menawarkan pengalaman wisata yang berbeda melalui panorama alam dan budaya Minangkabau sepanjang perjalanan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat saat ini mengoperasikan KA Pariaman Ekspres sebanyak 10 perjalanan setiap hari pada relasi Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras dengan kapasitas mencapai 4.240 tempat duduk per hari.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan, layanan tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi alternatif wisata yang semakin diminati.

“KA Pariaman Ekspres tidak hanya menjadi moda transportasi yang ekonomis, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang unik dengan menyuguhkan panorama alam pesisir, hamparan sawah hijau, serta suasana khas perkampungan Minangkabau sepanjang perjalanan,” kata Reza, Selasa (23/6/2026).

Dengan tarif hanya Rp 5.000 per perjalanan, KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu moda transportasi wisata paling terjangkau di Sumatera Barat. Dalam waktu sekitar 1,5 jam, penumpang dapat menikmati pemandangan laut yang membentang di sisi jalur kereta, persawahan hijau, hingga aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.

Salah satu tujuan favorit penumpang adalah Pantai Gandoriah di Kota Pariaman. Dari Stasiun Pariaman, wisatawan hanya perlu berjalan sekitar 200 meter untuk mencapai kawasan pantai yang menjadi ikon wisata daerah tersebut.

Pantai Gandoriah menawarkan berbagai aktivitas wisata keluarga, kuliner khas pesisir, hingga akses menuju sejumlah destinasi wisata lainnya di Kota Pariaman.

Momentum libur dan pelaksanaan Festival Tabuik turut meningkatkan minat masyarakat menggunakan layanan KA Pariaman Ekspres. Festival budaya yang digelar setiap tahun pada 1 hingga 10 Muharram itu menjadi salah satu agenda wisata terbesar di Sumatera Barat yang menarik ribuan pengunjung.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat menjelang puncak Festival Tabuik pada 27–28 Juni 2026, KAI Divre II Sumbar menyediakan sebanyak 8.480 tempat duduk selama dua hari pelaksanaan.

Berdasarkan data hingga 23 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, sebanyak 3.825 tiket telah terjual atau mencapai tingkat okupansi 45 persen. Dengan demikian, masih tersedia 4.655 kursi bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kemeriahan festival tersebut.

Reza mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan tiket agar mendapatkan kepastian perjalanan, terutama menjelang puncak kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman.

Pemesanan tiket KA Pariaman Ekspres dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI. Tiket kereta lokal mulai dijual secara bertahap sejak tujuh hari sebelum keberangkatan.

Bagi sebagian wisatawan, perjalanan menggunakan KA Pariaman Ekspres menjadi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri. Alya, wisatawan asal Pekanbaru, mengaku memilih moda transportasi tersebut karena menawarkan perjalanan yang nyaman sekaligus menyuguhkan pemandangan khas pesisir Sumatera Barat.

“Naik KA Pariaman Ekspres seperti mendapatkan paket wisata singkat yang murah meriah. Sepanjang perjalanan saya bisa menikmati pemandangan laut yang indah, mencicipi kuliner khas Minang, lalu kembali di hari yang sama dengan perjalanan yang nyaman dan tenang,” ujarnya.

KAI menilai kehadiran KA Pariaman Ekspres tidak hanya memperluas akses menuju destinasi wisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan.

Dengan frekuensi 10 perjalanan setiap hari, tarif yang terjangkau, serta panorama alam yang menjadi daya tarik tersendiri, KA Pariaman Ekspres kini menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk menikmati wisata pesisir Sumatera Barat tanpa harus mengeluarkan biaya besar. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |