Tabligh Akbar Jamaah Haji, Fadly Amran Ajak Alumni Haji Sukseskan Program Smart Surau

8 hours ago 6

Langgam.id – Wali Kota Padang Fadly Amran mengajak para jamaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci untuk berperan aktif menyukseskan Program Unggulan (Progul) Smart Surau di lingkungan masing-masing. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Tabligh Akbar dan Tasyakuran Jamaah Haji Kota Padang Tahun 2026 di Masjid Al-Hakim, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang digelar Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Martinus Dahlan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat Muhammad Rifki, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang Zulfahmi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Tarmizi Ismail, serta Plt. Kepala Bagian Kesra Zul Asfi Lubis.

Dalam sambutannya, Fadly Amran mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke Kota Padang. Ia berharap seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh serta seluruh ibadah yang dijalankan di Tanah Suci diterima oleh Allah SWT.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang yang telah membantu dan memfasilitasi keberangkatan jamaah haji Kota Padang ke Tanah Suci. Alhamdulillah, jamaah haji telah kembali ke Kota Padang,” ujarnya.

Fadly mengajak para alumni haji untuk berkontribusi dalam penguatan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat melalui keterlibatan sebagai pengurus maupun pembina di masjid dan musala. Menurutnya, pengalaman spiritual yang diperoleh selama berhaji dapat menjadi modal penting dalam membina kehidupan keagamaan di lingkungan masing-masing.

Ia menjelaskan, salah satu program yang terus diperkuat Pemerintah Kota Padang melalui Smart Surau adalah Subuh Mubarakah, yang bertujuan membiasakan anak-anak melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid dan musala.

“Melalui Subuh Mubarakah kita telah mendorong ribuan anak-anak di Kota Padang untuk salat Subuh berjamaah di masjid dan musala. Tentunya, hal ini tidak lepas dari keterlibatan pengurus masjid dan musala serta masyarakat,” katanya.

Selain itu, Pemko Padang juga telah meluncurkan revisi kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) dan Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA) melalui pembelajaran 3T, yakni Tahsin, Tafsir, dan Tahfidz Al-Qur’an yang dilaksanakan tiga kali dalam sepekan bagi pelajar SMP sederajat.

Fadly menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para jamaah haji, sangat diperlukan untuk membina generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial.

“Kita melihat berbagai fenomena yang terjadi saat ini, seperti kenakalan remaja dan tawuran. Karena itu, diperlukan peran serta Bapak dan Ibu untuk ikut melihat dan memperhatikan apa yang sedang kita gerakkan bersama, khususnya program-program keagamaan dan pembinaan generasi muda,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang, Zulfahmi, menyampaikan bahwa pada musim haji 2026 sebanyak 1.084 jamaah asal Kota Padang diberangkatkan ke Tanah Suci, ditambah 13 jamaah dari Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan yang diberikan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Dalam pelaksanaan haji tahun 2026 ini, terdapat empat jamaah haji Kota Padang yang meninggal dunia di Arab Saudi. Jamaah yang wafat telah dimakamkan di sana,” ujar Zulfahmi. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |