Buku Syekh Ahmad Khatib Karya Khairul Jasmi Terbit Versi Bahasa Arab

5 hours ago 8

Langgam.id- Buku novel sejarah Syekh Ahmad Khatib al Minangkabawi karya Khairul Jasmi terbit di Arab Saudi. Buku itu terbit dalam versi bahasa Arab.

“Iya saya diberi informasi oleh keturunan beliau, Khalid, buku tersebut sudah terbit di Saudi dalam Bahasa Arab,” kata Khairul Jasmi, di Padang, Ahad (22/3/2026).

Buku ini awalnya diterbitkan Republika pada 2023, dengan judul Syekh Ahmad Khatib al Minangkabawi, Guru Para Ulama Indonesia.

Sedangkan buku versi Arab diberi judul, “Riwayāt al-Syaikh Aḥmad bin ‘Abd al-Laṭīf al-Khatib”. Imam dan khatib Masjidil Haram, Pengajar dan mufti mazhab Syafi’i, Ulama besar dari kepulauan Indonesia.

Cover buku coklat klasik dengan sentuhan golden brown. Di kiri bawah ada gambar Ka’bah lalu seseorang di atas onta. Khas Saudi. Di kanan, menara masjid dan sudut Masjid Raya Sumbar Syekh Ahmad Khatib al Minangkabawi. Di antara keduanya, ada gambar kapal layar zaman lampau.

Pada sampul belakang buku ditulis: “Dari kabut putih pegunungan Sumatera, muncul seorang pemuda yang ditakdirkan untuk naik ke mimbar Masjidil Haram, sehingga suaranya menjadi gema abadi yang bergaung di lorong-lorong masjid tua.

Novel ini menceritakan bab-bab perjalanan yang dibentuk oleh takdir Allah untuk mengubah wajah sejarah umat: biografi seorang ulama yang memikat hati dengan penjelasannya, dan mengejutkan zamannya dengan ensiklopedisnya yang luar biasa.

Dia adalah ahli fikih yang mengurai hukum-hukum mata uang sehingga menjadi dasar hukum transaksi, dan ilmuwan yang membawa umat ke orbit planet dan galaksi, serta menggerakkan pikiran dengan kehalusan perhitungan dan matematika.

Syekh Ahmad Khatib bukan hanya seorang penceramah, tapi juga seorang pembaharu yang membersihkan akidah dari kotoran bid’ah, seorang pendidik yang membawa jiwa ke tangga-tangga spiritual, dan seorang pejuang yang mengunsung pedang kata-kata sehingga bendera-bendera kemerdekaan bergerak di belakangnya dan benteng-benteng penjajahan runtuh.

Dalam karya ini, aroma sejarah Mekah bercampur dengan pesona kepulauan Indonesia, dalam narasi yang menghilangkan batas antara fiksi dan dokumentasi: untuk menggambarkan wajah Syaikhul Islam Indonesia yang memicu revolusi ilmiah dan sosial dari mihrab Haram, yang gema pengaruhnya masih bergaung di setiap rumah dan sekolah di Timur, mengungkap rahasia-rahasia kehidupan pribadinya yang lama disembunyikan.

Penulis telah berusaha keras untuk menelusuri fakta-fakta dari sumber-sumber yang terpercaya, dan mengisi kesenjangan dengan penelitian dan studi, untuk akhirnya menyajikan kepada kita gambaran ulama yang selama ini dicari orang dalam hiruk-pikuk sejarah, dan kini ada di tangan Anda.


Khairul Jasmi merupakan wartawan senior asal Tanah Datar. Ia tercatat telah menulis cerpen, sajak, dan novel yakni; Lonceng Cinta di Sekolah Guru (Gramedia Pustaka Utama, 2012), Pesona Jilbab dari Padang (Pemerintah Kota Padang, 2012), Upaya Memulihkan Ranah Minang, Rehab Rekon Sumatera Barat Pascagempa September 2009 (Kimpraswil Sumbar-BNPB, 2010), Surau (Republika, 2005), Eurico Gueteres, Melintas Badai Politik Indonesia (Pustaka Sinar Harapan, 2002), Ketika Jenderal Pulang (Citrabudaya, 1999).

Selain itu, ia juga telah menulis novel biografi ulama-ulama besar Minangkabau; Inyiak Sang Pejuang, Syekh Sulaiman Arrasuli (Republika, 2020), Perempuan yang Mendahului Zaman, Syekhah Rahmah el Yunusiyyah, Pendiri Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia, Diniyyah Puteri (Republika, 2020), Syekh Ibrahim Musa Parabek, Sang Ulama Penggerak (Republika, 2022), Syekh Ahmad Khatib al Minangkabawi, Guru Para Ulama Indonesia (Republika, 2023)

Read Entire Article
Pekerja | | | |