Langgam.id— Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan untuk korban galodo di Arosuka, Kabupaten Solok, Selasa (22/9/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kesbangpol (BPBD Kesbangpol) Kota Padang Panjang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, mi instan, teh, minyak goreng, sarden, air mineral, selimut dan sejumlah kebutuhan dasar lainnya.
Bantuan diserahkan Kepala BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang Mihandrik bersama Ketua Baznas Kota Padang Panjang Novi Hendri dan diterima Bupati Solok Jon Firman Pandu.
Mihandrik mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak galodo.
“Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian masyarakat serta Pemerintah Kota. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat segera dimanfaatkan dan meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Novi Hendri berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa penanganan bencana.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak. Baznas bersama Pemko akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi kebencanaan,” katanya.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan terima kasih kepada Pemko Padang Panjang dan Baznas atas kepedulian serta gerak cepat dalam membantu masyarakat terdampak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang Panjang beserta jajaran atas solidaritas dan gerak cepatnya dalam membantu masyarakat kami yang terdampak bencana,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini membutuhkan berbagai kebutuhan dasar setelah bencana.
“Harapan kami, bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong antardaerah dalam menghadapi bencana,” tuturnya. (HER)

















































