Perkuat UMKM dari Akar, PNM Fasilitasi 400 Pelaku Usaha Ultra Mikro Urus Legalitas Usaha

9 hours ago 11

Langgam.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar. Kali ini, sebanyak 400 nasabah PNM Mekaar mengikuti pelatihan bertema “UMKM Tangguh: Literasi Keuangan dan Legalitas Usaha” yang digelar di Solok, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PNM mendorong pelaku usaha, khususnya perempuan prasejahtera, agar tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga memiliki pengetahuan dan kapasitas dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari pengelolaan keuangan usaha, pentingnya legalitas usaha, perlindungan usaha melalui asuransi, hingga informasi mengenai akses layanan keuangan dan peluang pengembangan usaha.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan daya saing produk, PNM juga menyerahkan sertifikat halal kepada sejumlah nasabah binaan. Selain itu, kegiatan turut diramaikan dengan pameran produk unggulan nasabah, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta lomba mewarnai bagi anak-anak nasabah.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kontribusi PNM dalam memperkuat ekonomi keluarga dan mendorong pertumbuhan usaha mikro di Sumatera Barat.

Menurutnya, kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem usaha ultra mikro yang lebih kuat dan berdaya saing.

“Kehadiran OJK, pemerintah daerah, BRI, Pegadaian, BRI Life, hingga unsur pemerintahan setempat menjadi bukti bahwa pemberdayaan UMKM membutuhkan dukungan bersama agar semakin inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Reni, nasabah PNM Mekaar asal Kecamatan Lembah Gumanti, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut.

“Saya jadi lebih paham cara mengelola keuangan usaha dan pentingnya legalitas usaha. Selain itu, saya juga bisa bertemu banyak pelaku usaha lain dan memperkenalkan produk yang saya jual,” katanya.

Sementara itu, Pemimpin Cabang PNM Padang, Hendra Jalius, menegaskan bahwa pendampingan usaha merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program pembiayaan yang diberikan PNM kepada nasabah.

Menurutnya, peningkatan kapasitas usaha menjadi kunci agar pelaku usaha ultra mikro dapat berkembang dan naik kelas.

“PNM percaya bahwa pembiayaan yang disertai pendampingan dan peningkatan kapasitas akan memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan nasabah. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong para pelaku usaha ultra mikro agar semakin percaya diri, memahami pengelolaan keuangan, memiliki legalitas usaha, serta mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” ujar Hendra.

Melalui kegiatan PKU Akbar ini, PNM berharap semakin banyak pelaku usaha ultra mikro yang memahami pentingnya legalitas usaha sebagai fondasi pengembangan bisnis, sehingga mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk di tengah persaingan yang semakin ketat. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |