Perluas Kerja Sama dengan Jeonbuk, Sumbar Dorong Pertukaran Budaya hingga Ekonomi Kreatif

10 hours ago 13

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendorong kerja sama dengan Provinsi Jeonbuk, Korea Selatan, berkembang dari pertukaran budaya ke sektor pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pengembangan generasi muda.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumbar, Ezeddin Zain mengatakan, budaya dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas kerja sama kedua daerah.

Hal itu disampaikannya saat mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam gala dinner penyambutan delegasi Pemerintah Provinsi Jeonbuk di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Jumat malam (18/9/2026).

“Promosi Budaya Asia 2026 yang mempertemukan budaya Jeonbuk dengan budaya Sumatera Barat merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan kekayaan budaya masing-masing, sekaligus membangun ruang interaksi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Ezeddin.

Menurutnya, pertukaran budaya tidak sebatas memperkenalkan tradisi masing-masing daerah, tetapi juga dapat membangun saling pengertian antarmasyarakat dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang.

Ezeddin menyebut Sumbar memiliki kekayaan budaya yang berakar dari sejarah dan kehidupan masyarakat Minangkabau. Nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) menjadi salah satu landasan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

Kekayaan itu tercermin dalam seni, tradisi, kuliner, arsitektur, kerajinan, hingga berbagai warisan budaya yang terus dikembangkan.

“Pertemuan kedua budaya ini memberikan kesempatan kepada kita untuk saling mengenal, saling menghargai, dan menemukan berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut,” katanya.

Ia berharap hubungan tersebut tidak berhenti pada kegiatan kebudayaan, tetapi dilanjutkan dengan program konkret di bidang pariwisata, pendidikan, ekonomi kreatif, pengembangan generasi muda, hingga promosi potensi daerah.

Hubungan Sumbar dan Jeonbuk telah dibangun sejak 2023. Kedua pemerintah daerah menandatangani Letter of Intent (LoI) pembentukan kerja sama Sister Province di Istana Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, pada 16 Februari 2023.

Kerja sama tersebut kemudian diperkuat melalui penandatanganan Memorandum Saling Pengertian (MoU) pada 25 Oktober 2025 di Provinsi Jeonbuk, Korea Selatan.

Salah satu bentuk kerja sama yang telah berjalan adalah program Saemangeum Hangeul Hakdang Indonesia (SHHI) di SMKN 2 Padang.

Sejak 2023, program tersebut telah berlangsung dalam tiga periode dengan jumlah peserta lebih dari 300 orang. Pesertanya berasal dari kalangan siswa, guru, mahasiswa, ASN, hingga masyarakat umum.

Program tersebut tidak hanya memberikan pembelajaran bahasa Korea, tetapi juga memperkenalkan budaya Korea melalui berbagai kegiatan, seperti peringatan Hangeul Day, pembuatan kerajinan dan masakan Korea, serta pertunjukan budaya.

Program itu juga melahirkan Pojok Korea sebagai ruang pengenalan bahasa dan budaya Korea di lingkungan pendidikan.

Direktur Foreigner and International Policy Affairs Provinsi Jeonbuk, Kim Munkang, mengapresiasi sambutan Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap delegasi Jeonbuk.

Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kedua daerah yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.

“Terima kasih banyak atas penyambutan yang sangat hangat untuk delegasi Jeonbuk. Suatu kehormatan bagi saya bisa bertemu langsung dengan para pemimpin hebat Sumatera Barat di sini,” katanya.

Kim mengatakan kerja sama sejak penandatanganan LoI pada 2023 telah menghasilkan sejumlah kegiatan, termasuk kelas bahasa Korea Padang Saemangeum dan keikutsertaan dalam Jeonbuk Fermented Food Expo.

Menurutnya, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda penyambutan, tetapi menjadi kesempatan untuk membuka kerja sama baru.

“Malam ini bukan hanya sekadar sambutan. Ini adalah awal yang baru bagi kita untuk saling memahami budaya masing-masing dan membangun kerja sama yang lebih erat di masa depan,” ujarnya.

Ia berharap hubungan Jeonbuk dan Sumbar terus berkembang di bidang budaya, ekonomi, pendidikan, dan sektor lainnya.

“Kami berharap Jeonbuk dan Sumatera Barat dapat terus bekerja sama dan maju bersama di berbagai bidang seperti budaya, ekonomi, dan pendidikan,” katanya.

Gala dinner tersebut juga diisi pertukaran budaya. Tamu undangan disuguhi kesenian tradisional Minangkabau berupa saluang, sementara delegasi Jeonbuk menampilkan Taekwondo dan Pansori melalui pertunjukan Simcheongga. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |