Kualitas Udara Sejumlah Daerah di Sumbar Tidak Sehat, Padang Masih Kategori Sedang

9 hours ago 11

Langgam.id – Kualitas udara di sejumlah daerah di Sumatra Barat (Sumbar) berada pada kategori tidak sehat pada Senin (21/9/2026). Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, menjadi wilayah dengan indeks kualitas udara (AQI) tertinggi, yakni 153.

Berdasarkan pantauan Langgam.id pada laman IQAir pada pagi hingga menjelang siang, polutan utama yang mendominasi kualitas udara di sejumlah daerah adalah particulate matter 2.5 (PM2.5).

Pada pukul 07.00 WIB, AQI di Padang Aro mencapai 153 atau masuk kategori tidak sehat. Konsentrasi PM2.5 tercatat 58,6 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Kondisi serupa tercatat di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. AQI di wilayah tersebut mencapai 152 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 57,7 µg/m³. Berdasarkan klasifikasi IQAir, AQI 151-200 masuk kategori tidak sehat.

Sementara itu, sejumlah daerah lainnya berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Di Sijunjung, AQI tercatat 146 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 53,8 µg/m³. Kemudian Talawi, Kota Sawahlunto, berada pada AQI 141 dengan PM2.5 sebesar 51,6 µg/m³.

Kondisi serupa juga terjadi di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, dengan AQI 140 dan PM2.5 sebesar 51,6 µg/m³.

Selanjutnya, Kota Solok mencatat AQI 138 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 50,5 µg/m³. Kota Padang Panjang berada pada AQI 135 dengan PM2.5 sebesar 49,3 µg/m³.

Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, tercatat memiliki AQI 137 dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 50 µg/m³.

Sedangkan Arosuka, Kabupaten Solok, mencatat AQI 131 dengan PM2.5 sebesar 47,6 µg/m³. Angka yang hampir sama tercatat di Bukittinggi, yakni AQI 131 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 47,8 µg/m³.

Menurut klasifikasi IQAir, AQI 101-150 masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Kelompok tersebut mencakup anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit jantung dan paru-paru.

Di tengah kondisi tersebut, Kota Padang dan sejumlah daerah lainnya masih berada pada kategori sedang.

Pada pukul 09.00 WIB, AQI Kota Padang tercatat 94 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 32 µg/m³. Angka tersebut masuk kategori sedang.

Kategori yang sama juga tercatat di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, dengan AQI 94 dan konsentrasi PM2.5 sebesar 32,3 µg/m³.

Kemudian Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, mencatat AQI 99 dengan PM2.5 sebesar 34,6 µg/m³. Sementara Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, berada pada AQI 92 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 31,4 µg/m³.

Dalam klasifikasi IQAir, AQI 51-100 berada pada kategori sedang, sedangkan angka 101-150 masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Data tersebut menunjukkan kualitas udara di Sumbar pada Senin pagi hingga menjelang siang bervariasi. Sejumlah daerah, terutama Padang Aro dan Pulau Punjung, tercatat berada pada kategori tidak sehat, sementara beberapa daerah lainnya masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Adapun Kota Padang dan beberapa daerah lain masih berada dalam kategori sedang.

IQAir merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan informasi dan pemantauan kualitas udara. Data yang ditampilkan mencakup sejumlah parameter polutan, termasuk PM2.5, yang merupakan partikel berukuran sangat kecil dan menjadi salah satu indikator utama dalam penghitungan AQI. (WAN)

Read Entire Article
Pekerja | | | |