50 Ribu Pelanggan Perumda AM Terdampak, Perbaikan IPA Gunung Pangilun Baru Tuntas Desember 2026

5 hours ago 7

Langgam.id – Sekitar 50.000 pelanggan Perumda Air Minum (AM) Kota Padang bakal merasakn dampak penurunan kualitas layanan air bersih akibat proses rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun. Perusahaan menargetkan seluruh pekerjaan rehabilitasi baru selesai pada Desember 2026.

Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan proses perbaikan IPA Gunung Pangilun dan Intake Kampung Koto telah dimulai sejak 22 Desember 2025 dan dijadwalkan rampung pada 22 Desember 2026.

Selama proses tersebut, pelanggan yang dilayani IPA Gunung Pangilun masih berpotensi mengalami gangguan berupa air keruh, berwarna kecokelatan, berbau, hingga debit air yang mengecil.

“Dalam beberapa waktu terakhir kami menerima banyak laporan dari masyarakat terkait kondisi air PDAM. Ada yang airnya keruh, debitnya kecil, dan berbagai keluhan lainnya. Kami meminta maaf kepada pelanggan dan mengakui memang banyak kendala, terutama di IPA Gunung Pangilun,” kata Hendra, Jumat (10/7/2026).

Keluhan pelanggan tersebut sebelumnya juga ramai disampaikan melalui media sosial maupun layanan pengaduan Perumda AM. Sejumlah warga mengaku kualitas air yang diterima kurang layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, terutama untuk memasak dan dikonsumsi.

Hendra menjelaskan, IPA Gunung Pangilun merupakan instalasi yang dibangun pada 1957 dengan teknologi yang disesuaikan dengan kondisi kualitas air baku pada masa itu.

“Dengan usia yang sudah cukup tua, banyak peralatan yang kini rapuh dan tidak lagi mampu mengolah air secara optimal ketika tingkat kekeruhan sungai meningkat drastis,” ujarnya.

Menurutnya, rehabilitasi yang sedang berlangsung meliputi perbaikan alat pemurnian air di Intake Kampung Koto, rehabilitasi 12 unit filter di IPA Gunung Pangilun yang 10 unit di antaranya telah selesai, serta perbaikan dua unit eskalator yang sebelumnya mengalami kerusakan.

“Kami tetap berupaya menyalurkan air kepada pelanggan sesuai kemampuan instalasi yang ada sambil proses perbaikan terus berjalan,” katanya.

Direktur Teknik Perumda AM Padang, Andri Satria, mengatakan IPA Gunung Pangilun memasok kebutuhan air bersih bagi sekitar 50.000 pelanggan Perumda AM Padang.

Menurutnya, kerusakan instalasi cukup besar dan diperparah kondisi air baku yang sebagian besar berasal dari sungai.

“Sekitar 90 persen sumber air baku kita berasal dari sungai. Ketika tingkat kekeruhan meningkat, instalasi yang ada saat ini tidak lagi mampu mengolah air secara maksimal,” ujarnya.

Andri mengungkapkan kebutuhan anggaran untuk memperbaiki seluruh infrastruktur Perumda AM mencapai lebih dari Rp659 miliar. Sementara itu, tarif air kepada pelanggan masih disubsidi sehingga kemampuan pendanaan perusahaan terbatas.

Ia menambahkan, percepatan rehabilitasi sebenarnya dapat dilakukan, tetapi berisiko menghentikan distribusi air kepada pelanggan selama dua hingga tiga bulan.

“Kami memilih tetap menyalurkan air meskipun kualitasnya menurun daripada pelanggan tidak mendapatkan air sama sekali. Untuk sementara, khusus pelanggan yang dilayani IPA Gunung Pangilun, kami menyarankan air tidak digunakan untuk diminum hingga kualitasnya kembali normal,” katanya.

Selain melakukan perbaikan instalasi, Perumda AM juga tetap menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki kepada pelanggan yang terdampak. Hendra mengimbau pelanggan yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi call center atau media sosial resmi Perumda AM dengan menyertakan ID pelanggan dan nomor kontak.

“Kami akan menyalurkan air bersih secara gratis kepada pelanggan yang membutuhkan,” katanya. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |