UNAND dan ISI Padang Panjang Perkuat Pelindungan Warisan Budaya Desa Kampung Baru

8 hours ago 9

Langgam.id – Universitas Andalas (UNAND) bersama Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang memperkuat upaya pelindungan warisan budaya di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung. Langkah tersebut dilakukan melalui program pengabdian masyarakat yang memadukan pemberdayaan masyarakat dengan pelestarian budaya lokal.

Kegiatan yang berlangsung Sabtu (11/7/2026) itu dipimpin Prof. Dr. Ir. Firda Arlina, M.Si., IPU., melalui Program Kemitraan Masyarakat Daerah Binaan (PKM-DB) UNAND dan berkolaborasi dengan Program Pengabdian Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ISI Padangpanjang.

Fokus kegiatan kali ini adalah pembinaan, pendataan, serta pengembangan potensi warisan budaya takbenda dan objek yang diduga sebagai cagar budaya di Desa Kampung Baru.

Prof. Firda Arlina mengatakan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menyasar sektor ekonomi, tetapi juga harus memperkuat identitas budaya yang dimiliki masyarakat.

“Desa Kampung Baru memiliki potensi yang sangat lengkap. Selain pertanian, peternakan, UMKM, dan pariwisata, desa ini juga mempunyai kekayaan budaya yang kuat. Kebudayaan perlu ditempatkan sebagai identitas sekaligus kekuatan dalam pengembangan desa,” katanya.

Menurut Firda, kolaborasi lintas perguruan tinggi menjadi kekuatan dalam mengembangkan potensi desa dari berbagai disiplin ilmu. UNAND berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa, sedangkan ISI Padangpanjang memperkuat aspek seni, tradisi, dokumentasi, dan pewarisan budaya.

Desa Kampung Baru sendiri telah memiliki dua karya budaya yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, yakni Gulai Umbuik Batang Pisang dan Marinai.

Selain itu, masih terdapat sejumlah potensi budaya lain yang tengah didata untuk dikembangkan, di antaranya Talempong Pitunang Urang Bunian. Desa tersebut juga memiliki sejumlah makam tua yang diduga memiliki nilai penting sebagai cagar budaya dan berkaitan dengan sejarah perkembangan masyarakat setempat.

Kepala Desa Kampung Baru, Jalnibubus, menyambut baik pendampingan yang dilakukan kedua perguruan tinggi tersebut. Menurutnya, masih banyak kekayaan budaya dan peninggalan sejarah desa yang belum terdokumentasi secara baik.

“Kami berharap pendampingan ini dapat membantu mendata dan melindungi kekayaan budaya Desa Kampung Baru. Tradisi, kesenian, dan makam-makam tua yang ada perlu dikenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang dan tetap menjadi bagian dari identitas desa,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, tim pengabdian akan menyusun data kebudayaan desa secara lebih lengkap dengan melibatkan pemangku adat, pelaku seni, tokoh masyarakat, dan generasi muda.

Data tersebut diharapkan menjadi dasar dalam upaya pelindungan, pengusulan, pengembangan, hingga pemanfaatan warisan budaya secara bertanggung jawab.

Kolaborasi UNAND dan ISI Padang Panjang ini diharapkan mampu mendorong Desa Kampung Baru berkembang sebagai desa binaan yang tidak hanya unggul di sektor pertanian, peternakan, UMKM, dan pariwisata, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga sejarah serta warisan budaya untuk generasi mendatang. (HER)

Read Entire Article
Pekerja | | | |