Langgam.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pariaman menerapkan rekayasa lalu lintas pada puncak Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 yang berlangsung pada Minggu (28/6/2026).
Rekayasa arus kendaraan dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan wisatawan yang diperkirakan memadati pusat Kota Pariaman.
Berdasarkan peta rekayasa lalu lintas yang dipublikasikan Dishub Kota Pariaman, dilansir Sabtu (28/6/2026), sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi pelaksanaan Hoyak Tabuik dan Pantai Gandoriah akan ditutup serta diberlakukan pengalihan arus kendaraan.
Jalur yang dilalui arak-arakan Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang menjadi kawasan yang steril dari kendaraan bermotor selama prosesi berlangsung. Pengendara yang datang dari arah Naras, Karan Aur maupun kawasan lainnya diarahkan melalui jalur alternatif sesuai petunjuk petugas di lapangan.
Dishub juga menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi kendaraan pengunjung, di antaranya di kawasan Lapangan Parkir Nusantara, sekitar Hotel Nan Tongga, Simpang Tugu Asean, Terminal Lama, serta beberapa titik parkir lainnya yang berada di sekitar pusat kegiatan.
Selain itu, lokasi pemberhentian angkutan kota (angkot) dan angkutan perdesaan (angdes) juga diatur agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas selama puncak kegiatan berlangsung.
Pemerintah Kota Pariaman mengimbau masyarakat dan wisatawan yang akan menyaksikan puncak Pesona Hoyak Tabuik Piaman agar mematuhi rekayasa lalu lintas yang telah ditetapkan, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan lokasi parkir yang telah disediakan.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pariaman menyatakan penataan parkir dan rekayasa lalu lintas menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung sekaligus menjaga kelancaran pelaksanaan salah satu agenda Karisma Event Nusantara (KEN) itu. (HER)


















































