Niat dan Doa Menyembelih Hewan Kurban di Idul Adha 2026

18 hours ago 16

Langgam.id – Ibadah kurban menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam saat Hari Raya Idul Adha. Pelaksanaannya dilakukan pada 10 Dzulhijjah hingga tiga hari tasyrik, yakni 11 sampai 13 Dzulhijjah.

Selain sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, kurban juga memiliki nilai sosial yang besar karena dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tradisi kurban sendiri merupakan syariat yang diwariskan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kisah pengorbanan dan ketaatan keduanya menjadi simbol keikhlasan seorang hamba dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Pada Idul Adha 2026 yang jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026, Pemprov Sumbar bersama BUMD dan sejumlah mitra menghimpun 140 ekor sapi dan 33 ekor kambing kurban untuk disalurkan ke berbagai daerah.

Dalam ajaran Islam, penyembelihan hewan kurban tidak hanya sekadar memotong hewan, tetapi juga harus memperhatikan tata cara dan doa yang dianjurkan. Karena kurban merupakan ibadah, maka pelaksanaannya perlu dilakukan dengan penuh adab dan niat yang benar.

Dikutip dari NU Online, doa utama yang dibaca saat menyembelih hewan kurban adalah:

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.

Artinya: “Ya Allah, hewan ini adalah nikmat dari-Mu dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Maka terimalah ibadah kurbanku, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Selain doa tersebut, terdapat rangkaian bacaan yang dianjurkan sebelum penyembelihan. Dalam kitab Tausyih ala Ibni Qasim karya Syekh M Nawawi Banten dijelaskan bahwa penyembelih dianjurkan membaca basmalah, bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, lalu bertakbir.

Urutan bacaannya dimulai dengan:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

“Bismillahirrahmanirrahim.”

Kemudian membaca shalawat:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

“Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad.”

Setelah itu membaca takbir tiga kali:

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

“Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar walillâhil hamd.”

Barulah kemudian membaca doa penyembelihan kurban.

Melalui ibadah kurban, umat Islam diajak tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. Semangat berbagi itulah yang terus hidup setiap Idul Adha, termasuk di Sumbar yang tahun ini kembali menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam berkurban. (ICA)

Read Entire Article
Pekerja | | | |